Maryam

Maryam By Okky Madasari, Maryam Tentang mereka yang terusir karena iman di negeri yang penuh keindahan Lombok Januari Kami hanya ingin pulang Ke rumah kami sendiri Rumah yang kami beli dengan uang kami sendiri Rumah yang berhas
  • Title: Maryam
  • Author: Okky Madasari
  • ISBN: 9789792280098
  • Page: 399
  • Format: Mass Market Paperback
  • Maryam By Okky Madasari, Tentang mereka yang terusir karena iman di negeri yang penuh keindahan.Lombok, Januari 2011Kami hanya ingin pulang Ke rumah kami sendiri Rumah yang kami beli dengan uang kami sendiri Rumah yang berhasil kami miliki lagi dengan susah payah, setelah dulu pernah diusir dari kampung kampung kami Rumah itu masih ada di sana Sebagian ada yang hancur Bekas terbakar di mana Tentang mereka yang terusir karena iman di negeri yang penuh keindahan.Lombok, Januari 2011Kami hanya ingin pulang Ke rumah kami sendiri Rumah yang kami beli dengan uang kami sendiri Rumah yang berhasil kami miliki lagi dengan susah payah, setelah dulu pernah diusir dari kampung kampung kami Rumah itu masih ada di sana Sebagian ada yang hancur Bekas terbakar di mana mana Genteng dan tembok yang tak lagi utuh Tapi tidak apa apa Kami mau menerimanya apa adanya Kami akan memperbaiki sendiri, dengan uang dan tenaga kami sendiri Kami hanya ingin bisa pulang dan segera tinggal di rumah kami sendiri Hidup aman Tak ada lagi yang menyerang Biarlah yang dulu kami lupakan Tak ada dendam pada orang orang yang pernah mengusir dan menyakiti kami Yang penting bagi kami, hari hari ke depan kami bisa hidup aman dan tenteram.Kami mohon keadilan Sampai kapan lagi kami harus menunggu Maryam Hayati Pengarang 5 Besar Khatulistiwa Literary Award 2011
    Maryam By Okky Madasari,
    • [☆ Maryam || ☆ PDF Download by È Okky Madasari]
      399 Okky Madasari
    • thumbnail Title: [☆ Maryam || ☆ PDF Download by È Okky Madasari]
      Posted by:Okky Madasari
      Published :2020-05-10T02:51:43+00:00

    About "Okky Madasari"

    1. Okky Madasari

      Okky Madasari won Khatulistiwa Literary Award 2012 for her third novel, Maryam Maryam is about how followers of religious minority group tries to survive from the oppression of the majority and mainstream view, with beauty of Lombok Island as the main location of the story Okky s first novel, Entrok 2010 highlights relations between a mother and her daughters in the backdrop of religious pluralism and intolerance and military oppression in New Order era Salihara s International Literary Biennale 2011 presents this novel under the theme of Literary and Islamic Tradition Her second novel, 86 2011 was born out of concerns for widespread corruption within the state institutions, especially, the country s justice system The novel is based on her experience during her time as a journalist when covering corruption cases 86 becomes one of the best five in Khatulistiwa Literary Award 2011.From all of her novels, Okky is a realist novelist, trying to portray human and humanity problems in Indonesia.

    246 thoughts on “Maryam”

    1. Tadinya review ini mau diposting bareng Blogger Buku Indonesia kemaren, apa daya saya mesti merecharge diri yang sedang tepar dulu makanya jangan suka nunda2 bikin review Hehe Agak sulit buat saya untuk membuat review buku ini Kenapa Karena temanya yang menyentil membuat saya merasa harus belajar banyak dulu sebelum menulis Salah satunya adalah dengan membaca buku Memahami Negativitas yang sudah saya review duluan.Di karya ketiganya Okky Mandasari dengan cukup berani mengambil tema tentang secui [...]


    2. Dari awal membaca buku ini, saya sudah berupaya memosisikan diri saya sebagai pembaca netral, yang tidak mengunci pandangan saya pribadi terhadap apa yang dikemukakan penulis dan menjadi tema besar dalam penulisan novelnya tentang Ahmadiyah Dengan posisi seperti itu, harapan saya adalah tentu saya akan memiliki paradigma baru atau setidaknya, mampu mencerna sudut pandang lain dari yang semula saya miliki.Maryam berkisah tentang seorang wanita bernama Maryam, lahir dan besar oleh orangtua pengiku [...]


    3. Kecewa berat sama buku Okky Madasari kali ini Sebagai salah satu pengarang besar Indonesia saat ini, pennyandang 5 besar Khatulistiwa Literay Award, novel ketiga Okky ini bener bener njelei Bener bener ga tuntas pembahasannya Terkesan takut takut Gamang Ga tau harus berpihak pada siapa Padahal dia sendiri yang mengambil Maryam, seorang Ahmadi, sebagai tokoh utama dan diceritakan dengan sudut pandang orang ketiga Apa karena mungkin yang diceritakannya Ahmadi ya, yang notabene dianggap sesat oleh [...]


    4. Pulang dari merantau di negeri orang, ngebet banget deh makan martabak manis di tukang langganan Pas mau beli, dibilangin, Non, kali ini beli martabaknya mesti sama roti coklat, produk baru Non, lagi promosi What Tukan martabak bikin roti Enak apa Tapi karena ngebet makan martabak, tetep juga deh beli, walau sambil menggerutu dan merogoh kocek lebih dalam.Kira2 begitulah perasaan saya wkt beli Maryam What 78 ribu untuk buku setipis ini Pasti deh gara2 CD nya Mestinya, dibikin gratis dong, atau d [...]


    5. Gaya berkisah Okky Madasari di mata saya selalu sama Ia seperti kereta cepat Terlalu angkuh untuk menunggu keterlambatan, selalu bergerak segera tanpa bermain lama lama dengan rasa dan estetika, meski tak sepenuhnya meninggalkannya Kemanfaatannya tak bisa diabaikan, enggan terbang tinggi menuju angkasa seperti pesawat, justru mengakar dan menapak bumi seutuhnya Enggan berbohong tentang angan angan, ia memilih untuk merasa dan mengikat diri dengan realitas Maryam mengandalkan isu dan kritik tenta [...]


    6. Novel ke 2 penulis yang kubaca dan aku makin suka dengan gaya menulisnya, walau mengangkat isu sosial yang sedang marak di masyarakat, tapi penulis mampu menempatkan dirinya sebagai pencerita yang baik Kali ini penulis ingin memberikan kita gambaran mengenai jemaah Ahmadiyah, yang pernah sangat marak di pemberitaan baik media cetak maupun elektronik.Novel ini mengisahkan tentang Maryam, seorang wanita yang sejak lahir telah menjadi Ahmadiyah seperti kedua orangtuanya Sejak kecil, Maryam tahu bah [...]


    7. Selesai membaca Maryam novel Okky Madasari, yang memenangi KLA 2012 Maryam berkisah tentang pengusiran kaum Ahmadiyah dari tempat tinggal mereka sendiri Perjuangan Maryam sebagai salah seorang anak keturunan Ahmadi hanya terkisahkan di bagian mendekati akhir novel, sayangnya Namun konflik konflik lain cinta, pernikahan, perjodohan yang berputar pada isu keyakinan tetap layak diperhatikan dan diikuti Okky melaporkan dengan baik bagaimana kaum minoritas di Indonesia dihakimi dengan cara tidak meny [...]


    8. Tak sabar ingin membaca buku ini, lewat buku 86, Okky Madasari telah memikat saya.Begitu melihat buku ini sudah tersedia di toko buku, walaupun agak mahal Hmm , buku ini langsung dibawa kekasir.Hanya sehari setelah dibeli,buku ini selesai dibaca dalam 1 2 hari diselingi aktivitas ini dan itu Okky berkisah tentang perbedaan keimanan, kekerasan terhadap perbedaan, cinta dan pemerintah yang tidak mampu melindungi dan membuat jalan keluar untuk rakyatnya Saya percaya kekerasan bukanlah jalan keluar, [...]


    9. Bagi saya, buku yang bagus adalah buku yang membuat saya ikut merasa terlibat dengan peristiwa peristiwa di dalamnya dan meninggalkan kesan mendalam setelah selesai membacanya Sayangnya penceritaan di buku ini begitu datar, sehingga lebih terasa seperti membaca laporan.


    10. Setelah tahun lalu masuk sebagai finalis 5 besar Khatulistiwa Literary Award akhirnya di tahun ini Okky Madasari penulis muda asal Magetan berhasil memenangkan anugerah Khatulistiwa Literary Award 2012 dengan novelnya yang berjudul Maryam.Dewan Juri KLA 2012 memilih Maryam sebagai pemenang dengan pertimbangan sebagai berikut Novel ini berhasil mengangkat masalah kekerasan terhadap pengikut Ahmadiyah dari hiruk pikuk berita media dan kontroversi di sekitarnya ke tingkat yang berbeda Ia menjadi kr [...]


    11. Tadinya saya ingin membaca karya Okky Madasari secara berurutan sesuai waktu terbitnya Jadi setelah saya membaca Entrok, seharusnya saya membaca 86 Tetapi Maryam lebih menggoda untuk dibaca duluan Tidak mengapa Lagipula novel 86 sudah ada jatah waktunya untuk dibaca nanti Dan saya sedikit menyesal sudah menyimpan buku bagus ini sekian lama.Maryam adalah seorang wanita Lombok yang menganut kepercayaan Ahmadiyah Dia tidak memilih menjadi Ahmadiyah, sebagaimana lazimnya banyak anak anak hanya mengi [...]


    12. Orisinalitas novel ini memang pantas mendapatkan penghargaan prosa terbaik Khatulistiwa Literary Award 2013 yang mengantarkan Okky Madasari ke deretan penulis Indonesia papan atas Mengangkat tema yang sangat sensitif, mengenai sikap intolerasi dalam kehidupan beragama Maryam, tokoh sentral dalam cerita ini, adalah putri keluarga Ahmadi yang terusir karena iman dari tanah kelahirannya bersama keluarga dan orang orang Ahmadi lainnya Berlatar belakang di Lombok, novel ini dihadirkan dengan fakta fa [...]


    13. Jika dipandang dari sudut nilai nilai sastera, buku Okky ini indah.Jika dipandang dari sudut nilai nilai kemanusiaan, buku Okky ini perlu.Namun, jika dipandang dari sudut agama Islam yang lebih indah juga lebih perlu, buku ini harus dikendalikan dengan penuh berhati hati, penuh iman, penuh pengamatan yang cermat dan teliti.Bagi saya buku ini seharusnya kisah Maryam, bukan kisah Ahmadiyyah tetapi penekanan lebih menjurus ke arah golongan Ahmadi Saya sering berfikir, apakah Okky ini juga orangnya [...]


    14. Ini kalo gw ngasih rating tinggi, gak dianggap berpihak sama Ahmadiyah kan ya Enggak Alhamdulillah, terima kasih cari aman mode on Di luar topik yg diangkat oleh Okky Madasari kali ini, gw suka dengan tulisannya Buku buku Okky yg bisa diselesaikan dengan sekali duduk ini selalu dan selalu membawa permasalahan yg kompleks Gw suka dengan rasa frustasi, kemarahan, ketidakdilan yg sangat terasa di buku ini, silih berganti dengan kebahagiaan dan harapan Awalnya gw agak skeptis, kok bawa bawa Ahmadiya [...]


    15. Novel ini berkisah tentang seorang perempuan penganut Ahmadiyah asal Lombok dengan berbagai konflik yang dialaminya, termasuk diskriminasi dan penderitaan akibat pengusiran dari kampung halamannya sendiri karena berbeda keyakinan.Maryam menampilkan kehidupan personal seorang perempuan muda, mengangkat kisah cinta, keluarga, pertemanan dengan karakter, figur, konflik yang didapatkan dari kenyataan Maryam memang bukan novel tentang Ahmadiyah tetapi tentang korban diskriminasi, penindasan, mereka y [...]


    16. Lagi lagi Okky menulis novel dengan tema yang tidak biasa Gue merasakan okky masih kurang lepas dalam menulis cerita ahmadi Gue cuma bisa bilang, gue yakin kalau junjungan hidup gue Nabi Muhammad SAW tak pernah menyuruh umatnya untuk menyakiti orang lain dan merampas hak mereka.



    17. Cerita yang diusung Okky Madasari di Novel ketiganya ini berhasil membuat saya hanyut dalam kisah perjuangan kaum minoritas dalam memperjuangkan haknya Melalui kisah Maryam, Okky menggambarkan diskriminasi yang dialami kaum Ahmadi penganut Ahmadiyah dari berbagai aspek Maryam adalah seorang perempuan modern, berparas cantik, cerdas, lulusan salah satu Universitas Negeri di Surabaya Ia bekerja sebagai pegawai bank di Ibukota dengan penghasilan cukup besar.Lahir di tengah keluarga Ahmadi yang taat [...]


    18. Januari 2011Saya Maryam Hayati.Ini surat ketiga yang saya kirim ke bapak Semoga surat saya kali ini bisa mendapatkan tanggapan.Hampir enam tahun keluarga dan saudara saudara kami terpaksa tinggal di pengungsian, di Gedung Transito, Lombok Selama itu kami berbagi ruangan dengan membuat kamar kamar bersekat kain Lebih dari dua ratus orang hidup bersama di situ.Setiap hari kami memasak di dapur umum, yang sebenarnya juga tak layak disebut dapur Hanya karena kami meletakkan kompor di situ dan memasa [...]


    19. Maryam, judul novel ini sendiri merupakan salah satu tokoh didalam cerita, menceritakan tentang orang orang minoritas ditengah2 mayoritas Maryam dan keluarganya harus rela meninggalkan rumah dimana mereka tinggal, diusir, karena tidak satu paham.Buku ini, mengisahkan bagaimana pahit getirnya seorang manusia yang lahir di keluarga yang berbeda bagaimana akhirnya mereka membangun kembali rasa percaya akan keyakinan mereka Bagaimana mereka bangkit diatas segala pilu yang mereka hadapi demi memperta [...]


    20. Buku ini pantas mendapatkan anugerah Khatulistiwa Literary Awards 2011.Ini adalah buku karya mbak Okky Madasari yang ketiga yang saya baca, setelah Entrok, dan Pasung Jiwa Cerita tentang Maryam yang seorang Ahmadiyah, di mana di negeri ini didiskriminasi, memicu saya untuk membacanya Perjuangan Maryam luar biasa Saya suka bagian ketika mbak Okky memaparkan hal hal yang menjengkelkan.Bahkan, setelah membaca novel ini, saya mencoba mencari berita luar negeri tentang pendapat mereka mengenai sikap [...]



    21. E 10an Edan Tenan Makasih banget sebelumnya Kak Aprie sudah ngasih buku ini BagusPantes aja buku ini menang Khatulistiwa Award 2012 Memangnya kece begete Buku ini bercerita tentang kehidupan Maryam, seorang Ahmadiyyah Dari buku ini saya bisa tahu banyak sekali hal mengenai Ahmadi.Saya pribadi punya beberapa penilaian tentang buku bagus.Salah satu kriteria buku bagus adalah buku itu bisa merubah sudut pandang seseorang, dari yang sebelumnya sempit menjadi lebih multidimensional.Buku ini masuk Kes [...]


    22. First of all, gue sama sekali gak tahu apa sih cerita dari novel ini kalau dilihat dari sinopsisnya gue cuma mikir kalau ini novel tentang kemiskinan dan kebobrokan bangsa kita Tahu tahunya gue salah.Well, gue baru pernah sekali baca buku Okky yaitu 86.Dan setelah baca bukunya yang ini gue jadi tahu banget kalau cerita cerita yang Okky tulis itu plotnya sama Mudah ketebak dan gak terlalu nampilin twist.Dari segi ceritanya sendiri, gue rasa Okky bermain aman dengan menceritakan kisahnya dari sudu [...]


    23. Ceritanya kentang alias kena tanggung nyomot istilah temen Bukannya saya berharap Okky Madasari akan memberi vonis Ahmadiyah salah atau benar, karena menurut saya agama itu benar dan tidaknya cuma Tuhan yang tahu Buat kita manusia ya tinggal pilih apa yang kita imani dan jalankan iman itu sebaik baiknya Bahkan pemeluk agama yang sekarang diakui pun dulu bukannya nggak pernah dianiaya kan Pernah dibilang sesat kan Masalahnya ada di cara penyampaian ceritanya yang membosankan Kebanyakan kalimat ta [...]


    24. Baca buku ini bikin hati saya sedih Madasari penulisannya bagus sekali, bikin saya terpaku dengan novelnya dan segera ingin melahapnya habis Sayangnya, saya merasa endingnya kurang final Penasaran dan geram dengan keadaan para pengungsi yang dibiarkan begitu saja di akhir novel.


    25. Sebuah topik yg secara general banyak sekali terjadi di masyarakat kita Contohnya adalah perilaku dan pelnerimaan masyarakat terhadap Ahmadiyah apakah kita ini bermain menjadi hakim sendiri dan berhak menetapkan sesat tidaknya sebuah keyakinan Apakah kaita ini sudah benar dan berhak mencap orang salah hanya berdasarkan subyektifitas yang difatwakan oleh petinggi agama Memang negeri ini dipenuhi oleh opini dan persepsi yang kita sendiri harus berani menahan diri untuk buru buru menentukan benar a [...]


    26. Maryam kini paham kenapa Bu Ahmad yang dulu sangat baik kepadanya kini dingin dan pura pura tak kenal Tapi kenapa Kenapa semuanya bisa berubah seperti ini Di mana tetangga tetangga yang penuh keramahan, yang jauh dari segala kemarahan Kisah tentang Maryam bermula saat ia kembali ke kampung halamannya setelah pernikahannya di Jakarta gagal dan berakhir dengan perceraian Ia pulang kembali dengan penuh perasaan ragu sedikit banyak karena ia malu dan takut bertatap muka dengan orangtuanya yang sudah [...]


    27. This novel incredibly tells a story about how a woman fights and wins her own freewill within a man s world full of discrimination Subtly, it describes that a woman and of course human being as whole can have multiple identities, or is forced to have ones In this case, beside being a woman that is conditioned to accept his fate, Maryam is an Ahmadi, a member of Islamic sect considered a heresy by many mainstream Muslims, while also just a human being fighting to survive.Through Maryam, I can see [...]


    28. Mungkin sebelum membaca buku ini saya tak ada bedanya dengan orang orang yg dengan lantangnya berteriak Bakar bakar bakar Tapi melalui buku ini saya mencoba menempatkan diri saya dari sisi yg berbeda Sejenak saya menjadi Ahmadi yg dengan bersusah payah memegang teguh keyakinan mereka Merasakan kepedihan yg mereka rasakan saat ditolak dan diusir dari tanah mereka sendiri.Melalui buku ini saya belajar untuk tidak menghakimi orang lain yg memiliki keyakinan yg berbeda dengan saya Menjadi berbeda bu [...]


    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *